konsumen makanan

Pertanyaan yang menarik adalah apa yang orang makan, mengapa, seberapa banyak, kapan, dimana, dan seberapa sering dan bagaimana perubahan pilihan makanan para konsumen.

Pada konsumsi makanan ini adalah pengaruh kebutuhan phisikologi, kondisi sosial, dan faktor-faktor ekonomi.

MEMAHAMI MEMILIH MAKANAN

Tidaklah mudah untuk menjelaskan beragamnya pemilihan makanan dari berbagai macam masyarakat.

Masing-masing masyarakat mengembangkan pola-pola umum yang berkaitan dengan makanan, yang kita sebut dengan foodaways. Foodaways mengatur bagaimana makanan diperoleh, disiapkan, dan dimakan/ disajikan. Foodaways merupakan pola-pola kebiasaan yang kompleks, dimana menurut sudut pandang food marketing, mempunyai 4 karakteristik penting. Pertama, tidak ada masyarakat yang mempunyai foodaways yang identik (persis sama). Kedua, foodaways yang distandarisasi menghasilakan apa yang dikatakan sebagai pemilihan makanan serta pola-pola makan yang serupa dan seimbang dalam suatu masyarakat. Ketiga, foodaways mengenai ‘’cara-cara untuk makan’’menambah nilai-nilai signifikan sosial pada diet, serta diwariskan pada setiap generasi-generasi penerusnya. Dan keempat, foodaways beradaptasi dengan perubahan-perubahan sosial-ekonomi seperti urbanisasi , pendidikan, pendapatan, teknologi, dan gaya hidup yang berubah-ubah.


Foodaways Amerika merupakan hasil dari lima pengaruh:(1). Nilai-nilai fungsional dan fisiologi dari makanan ( kontribusi-kontribusi nutrisional mereka terhadap kesehatan dan kelangsunagn hidup), (2). Nilai-nilai sosial-psikologis dari makanan (status, agama, estetika, dan gaya hidup), (3). Nilai-nilai ekonomis dari makanan, (4). Keberadaan makanan, (5). Pengetahuan dan informasi konsumen mengenai makanan.

Satu hal terlihat jelas. Dalam masyarakat yang berpendapatan tinggi, masyarakat makmur , masyarakat urban, konsumen-konsumen makanan membeli atau memperoleh lebih banyak dari produk-produk nyata dari pertaniaan. Konsumen-konsumen modern tidak hanya menginginkan produk-produk pertanian, mereka juga menginginkan makanan, dan secara berkala mereka tidak hanya menginginkan makanan (food), tetapi juga mengingingkan makanan lengkap (meal). Konsumen makanan modern mengejar suatu kumpulan atribut yang utuh, dimana didalamnya termasuk, selain produk-produk pertanian, waktu, bentuk, ruang, serta kepemilikan alat-alat. Bahkan di toko dimana makanan diperoleh dan bentuk dimana makanan disajikan mengkontribusikan kepuasan konsumen, dan harus mempertimbangkan sebagai bagian dari kumpulan produk (product bundle). Kedua nilai fungsioanal dan sosial-psikologis dari makanan merupakan hal yang diperlukan untuk mengerti dan memprediksi pemilihan makanan. Tugas dari lembaga marketing makanan ialah untuk menemukan atribut-atribut dari product bundle yang akan dipertimbangkan, secara profit, oleh konsumen. Penelitian ini menghasilakan pengeluaran-pengeluaran besar untuk inovasi produk serta design, kemasan, barang dagangan, serta iklannya.

Perilaku pengguna makanan dan tingkat kondisis kesukaan, menuju arah yang signifikan, semua produksi dan keputusan pemasaran pada industri makanan. Tingkat kesukaan ini adalah perilaku yang kompleks yang mengacu kepada segi fisiologi, sosiofisiologi dan nilai-nilai ekonomi dari produk-produk makanan. Masyarakat berpenghasilan tinggi kemasan produk makanan terdiri dari produk pertanian mentah dan yang berhubungan dengan bentuk, waktu, tempat, dan fasilitas kepemilikan.

Dua faktor penting yang mempengaruhi angka perubahan pada permintaan akan atau terhadap makanan adalah populasi dan pertumbuhan pendapatan. Aspek demografi seperti urbanisasi, perubahan alamiah dari suatu keluarga dan rumah tangga, istri pekerja, tingkat pendidikan, dan umur distribusi populasi juga mempengaruhi pola konsumsi makanan.

Meningkatnya hasil pendapatan konsumen dalam subtitusi yang lebih mahal makanannya sebagai produk utama, pembagian pemasuka yang merosot pada makanan, memperlebar pengikat produk makanan, permintaan yang hebat untuk kenyamanan makanan, lebih sering makan di luar rumah, dan perhatian konsumen yang hebat untuk kualitas makanan dan pemasaran makanan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: